MoneroSwapper MoneroSwapper

Tutorial Setup XMRig: Panduan Windows & Linux 2026

MoneroSwapper · · · 15 min read · 5 views

Tutorial Setup XMRig: Panduan Windows & Linux 2026

Pernah penasaran kenapa satu CPU desktop yang dioptimalkan dengan benar bisa diam-diam menyumbang ke salah satu blockchain paling terdesentralisasi yang masih ada? Jawabannya punya nama: XMRig. Per awal 2026, lebih dari 78% total hashrate jaringan Monero — diukur dari blok yang ditemukan P2Pool — berasal dari instance XMRig, dan angkanya naik mendekati 90% kalau penambang solo dan kontributor pool kecil ikut dihitung. Berbeda dari rantai yang didominasi GPU, proof-of-work RandomX milik Monero dirancang supaya prosesor kelas konsumen tetap kompetitif, dan XMRig adalah miner open-source yang mengubah keputusan desain itu menjadi reward yang benar-benar masuk ke wallet Anda.

Panduan ini menelusuri setup XMRig dari nol sampai jalan stabil, baik di Windows 10/11 maupun distribusi Linux modern — mulai dari mengunduh binary yang sudah diverifikasi sampai menyetel hugepages, register MSR, dan failover pool. Tujuannya bukan sekadar membuat miner-nya jalan, tapi memeras setiap hash per detik yang masih wajar dari hardware Anda tanpa thermal throttling — masalah serius di iklim tropis Indonesia, di mana suhu ambient 30–34 °C sudah cukup untuk membuat CPU desktop yang case-nya tidak tertata mendekati 95 °C dalam hitungan menit. Setelah reward XMR mendarat di wallet, Anda juga akan melihat cara menukarnya dengan aman lewat MoneroSwapper kalau perlu mengonversi sebagian ke aset lain tanpa mengorbankan privasi yang justru jadi alasan utama menambang Monero.

Kenapa XMRig Masih Jadi Miner Default Monero di 2026

XMRig adalah miner RandomX lintas-platform berperforma tinggi yang pertama dirilis tahun 2017 dan terus dirawat di GitHub oleh akun xmrig beserta kontributor komunitas. Backend-nya mencakup CPU, OpenCL, dan CUDA, tapi khusus untuk Monero yang relevan hanya backend CPU — RandomX sengaja disetel untuk menguntungkan prosesor serbaguna dengan cache besar, bukan hardware khusus seperti ASIC. Lima alasan teknis menjaga XMRig tetap di puncak rantai pilihan:

  • Implementasi RandomX native: miner ini hadir dengan VM RandomX yang dioptimalkan manual, memanfaatkan AES-NI, SSE4.1, dan AVX2 di mana tersedia, plus JIT compiler yang menerjemahkan program RandomX ke kode mesin secara on-the-fly.
  • Dukungan huge pages di semua OS besar: page 2 MB dan 1 GB memangkas drastis TLB miss saat fase akses dataset — fase di mana mayoritas CPU konsumen kehilangan 15–30% hashrate teoretis kalau konfigurasinya asal.
  • MSR mod untuk AMD dan Intel: di Ryzen dan Core generasi terbaru, XMRig bisa menulis ke model-specific register untuk menonaktifkan hardware prefetcher yang justru merugikan RandomX, menambah 10–25% performa di silikon Zen 3/Zen 4.
  • Dukungan P2Pool kelas satu: miner terintegrasi rapi dengan P2Pool, pool Monero terdesentralisasi yang membayar dalam XMR onchain setiap beberapa jam tanpa operator pembayaran terpusat.
  • Review keamanan aktif: binary-nya reproducible, release-nya ditandatangani, dan proyek menerbitkan hash SHA-256 untuk setiap artefak — krusial, karena miner berbahaya yang diam-diam menukar alamat wallet adalah ancaman nyata di ruang ini.

Di atas kertas, tidak ada satu fitur pun yang benar-benar eksklusif. Tapi tidak ada miner pesaing yang menggabungkan semuanya dengan tingkat polesan yang sama. SRBMiner-Multi dan Teamredminer fokus ke algoritma lain; xmr-stak sudah bertahun-tahun tidak dirawat; miner closed-source memperkenalkan asumsi kepercayaan yang justru mematahkan inti dari menjalankan node sendiri.

Kebutuhan Hardware dan Ekspektasi Hashrate yang Realistis

RandomX itu memory-hard. Dataset penuh-nya 2080 MB dalam mode fast, yang berarti Anda butuh setidaknya 4 GB RAM tersedia untuk miner per NUMA node, dan idealnya memori cepat seperti DDR4-3600 atau DDR5-6000. Pilihan CPU tidak sepenting yang sering dikira; yang penting adalah ukuran L3 cache, bandwidth memori, dan jumlah core fisik yang sanggup menjalankan satu thread RandomX masing-masing.

Ekspektasi realistis per chip

CPUThread (RandomX)Hashrate (kH/s)Daya (W, stock)
AMD Ryzen 9 7950X1622–25140–170
AMD Ryzen 9 9950X1626–30150–180
AMD EPYC 7763 (64c)6444–48240–280
Intel Core i9-14900K8 P-core13–15120–150
Intel Xeon w7-3465X2830–34250–290
Apple M2 Pro10–128–1130–45

Angka-angka di atas mengasumsikan hugepages aktif, MSR mod sudah jalan di chip yang mendukung, dan CPU tidak thermal throttling. Laptop yang menjalankan XMRig dengan baterai mungkin hanya menghasilkan 30–40% dari angka tersebut sambil memperpendek umur perangkat — menambang itu wilayahnya desktop, workstation, atau server khusus dengan airflow yang benar. Di kondisi kamar Jakarta atau Surabaya yang tidak ber-AC, tambahkan lagi 5–10% kerugian hashrate akibat throttling kecuali Anda sudah meng-undervolt secara agresif.

Setup XMRig di Windows 10 dan Windows 11

Windows adalah jalur yang lebih mudah dari dua opsi, karena release resminya berupa ZIP siap pakai yang sudah berisi semua yang dibutuhkan. Imbal baliknya: Windows Defender dan mayoritas antivirus pihak ketiga akan menandai miner cryptocurrency mana pun sebagai program yang mungkin tidak diinginkan, jadi Anda harus melakukan whitelist direktori secara eksplisit. Ini wajar dan bukan tanda malware, tapi konsekuensinya Anda wajib memverifikasi hash SHA-256 sebelum menambahkan pengecualian.

  1. Unduh binary yang sudah diverifikasi. Buka halaman GitHub releases resmi xmrig, ambil xmrig-X.Y.Z-msvc-win64.zip versi terbaru beserta berkas SHA256SUMS-nya. Di PowerShell jalankan Get-FileHash xmrig-X.Y.Z-msvc-win64.zip -Algorithm SHA256 dan pastikan outputnya cocok dengan hash yang dipublikasikan.
  2. Ekstrak ke path permanen. Unzip ke lokasi seperti C:\xmrig, bukan folder Downloads. Klik kanan folder tersebut, pilih Properties → Security, dan konfirmasi akun user Anda punya hak Read & Execute. Hindari spasi di path agar batch script tetap sederhana.
  3. Tambahkan pengecualian Defender. Buka Windows Security → Virus & threat protection → Manage settings → Exclusions, dan tambahkan folder C:\xmrig. Tanpa langkah ini, Defender akan mengarantina executable dalam hitungan menit setelah eksekusi pertama.
  4. Aktifkan huge pages dan lock-pages-in-memory. Buka secpol.msc, navigasi ke Local Policies → User Rights Assignment → Lock pages in memory, tambahkan username Anda. Logout dan login kembali agar perubahan berlaku. XMRig nantinya akan meminta 1280 huge pages 2 MB otomatis saat startup.
  5. Edit config.json. Atur opsi "randomx": "init": -1 (deteksi otomatis), "mode": "fast", "1gb-pages": true kalau RAM kontigu yang bebas minimal 4 GB. Tambahkan URL pool (akan dibahas di bawah) dan alamat wallet Anda. Setel "donate-level": 1 sesuai batas minimum proyek.
  6. Jalankan dengan hak admin di pertama kali. Klik kanan xmrig.exe → Run as administrator agar MSR mod bisa diterapkan saat peluncuran pertama. Setelah itu, eksekusi dari prompt biasa akan berjalan normal karena nilai MSR bertahan sampai reboot.
  7. Pastikan banner startup-nya benar. Anda harus melihat baris seperti HUGE PAGES: 1280/1280 (100%), MSR REGISTER VALUES applied, dan READY threads N/N. Kalau huge pages kurang dari 100%, tutup aplikasi yang banyak memakan memori lalu restart.
Kalau antivirus terus mengarantina ulang xmrig.exe meski sudah ditambahkan ke exclusion, kemungkinan software Anda menjalankan scan heuristik pada ZIP yang baru diekstrak — nonaktifkan real-time scanning hanya untuk folder xmrig, jangan pernah global, dan jangan pernah mengunduh miner dari mana pun selain halaman GitHub releases resmi.

Setup XMRig di Linux (Ubuntu, Debian, Fedora, Arch)

Di Linux Anda punya dua opsi bersih: pasang paket distribusi kalau tersedia dan masih cukup baru, atau compile dari source. Jalur distribusi lebih cepat tapi biasanya tertinggal dua sampai tiga release — penting untuk diperhatikan karena setiap release XMRig sering menambah 1–5% hashrate di silikon baru. Untuk penambang yang serius, mengompilasi sendiri layak ditempuh meski makan waktu sekitar 15 menit tambahan.

Opsi A: paket distribusi (paling cepat)

Di Ubuntu 24.04 LTS dan Debian 12: sudo apt update && sudo apt install xmrig. Di Fedora 41+: sudo dnf install xmrig. Di Arch dan Manjaro: sudo pacman -S xmrig. Verifikasi versi terpasang dengan xmrig --version dan bandingkan dengan release terbaru di GitHub sebelum betul-betul bergantung pada paket itu.

Opsi B: compile dari source

  1. Instal dependensi build. Di sistem berbasis Debian: sudo apt install git build-essential cmake automake libtool autoconf libhwloc-dev libuv1-dev libssl-dev. Di Fedora ganti apt dengan dnf dan nama paketnya mengikuti pola yang sama dengan akhiran -devel.
  2. Clone repository. git clone https://github.com/xmrig/xmrig.git && cd xmrig. Checkout ke tag stabil terbaru dengan git checkout v6.22.x (ganti dengan nomor release saat ini).
  3. Bangun bundle dependensi. cd scripts && ./build_deps.sh && cd ... Skrip ini mengompilasi OpenSSL, hwloc, dan libuv sebagai library statis di dalam pohon source, sehingga binary akhirnya portable lintas distribusi dengan arsitektur yang sama.
  4. Konfigurasi dan compile. mkdir build && cd build && cmake .. -DXMRIG_DEPS=$(pwd)/../scripts/deps && make -j$(nproc). Di CPU modern, proses ini selesai dalam 3–5 menit.
  5. Aktifkan hugepages secara persisten. Tambahkan vm.nr_hugepages=1280 ke /etc/sysctl.conf lalu jalankan sudo sysctl -p. Untuk page 1 GB, tambahkan hugepagesz=1G hugepages=3 ke kernel command line lewat GRUB dan reboot.
  6. Muat modul MSR. Jalankan sudo modprobe msr, lalu start XMRig dengan sudo ./xmrig setidaknya sekali agar bisa menulis nilai MSR. Setelahnya, Anda bisa menjalankannya sebagai user biasa — tulisan ke MSR bertahan sampai reboot atau sampai ditimpa tool lain.
  7. Buat service systemd untuk mining tanpa pengawasan. Letakkan unit file di /etc/systemd/system/xmrig.service dengan User=miner, AmbientCapabilities=CAP_SYS_NICE CAP_IPC_LOCK, dan ExecStart=/usr/local/bin/xmrig --config=/etc/xmrig/config.json. Jalankan sudo systemctl enable --now xmrig.

Capability CAP_SYS_NICE memungkinkan XMRig menyetel prioritas thread tanpa harus root, dan CAP_IPC_LOCK memungkinkan reservasi huge page. Ini pola deployment produksi paling bersih dan menghindari memberi miner hak root penuh — penting sekali kalau VPS Anda menjalankan workload lain di sampingnya.

Memilih Pool dan Mengonfigurasi Miner

Solo mining Monero dengan satu CPU desktop, secara rata-rata, menghasilkan kurang dari satu blok per CPU per dekade — secara statistik Anda akan menyerah jauh sebelum menerima apa pun. Pool menggabungkan hashrate ribuan miner dan membayar masing-masing sebanding dengan kontribusinya. Ada dua filosofi: pool terpusat dan P2Pool yang terdesentralisasi.

OpsiKelebihanKekurangan
P2Pool (direkomendasikan)Tidak ada operator pusat, payout langsung onchain, tanpa minimum, reward sidechain setiap ~10 detikWajib menjalankan node Monero + daemon p2pool secara lokal
SupportXMRKonfigurasi nol, minimum payout rendah (0,004 XMR), dashboard terawat baikTerpusat — operator secara teori bisa menahan reward atau menghilang
MoneroOceanAuto-switch antar koin RandomX untuk yield fiat lebih tinggiMembayar XMR tapi menambang algo lain di balik layar; mengurangi desentralisasi jaringan Monero spesifik
NanopoolSudah lama berjalan, stabil, server tersebar geografisTerpusat; fee 1% lebih tinggi dari P2Pool yang 0%

Untuk siapa pun yang serius dengan protokolnya, P2Pool adalah jawaban yang tepat. Ia menjaga desentralisasi Monero dengan memastikan tidak ada pool tunggal yang pernah mendekati 51% hashrate jaringan, dan biaya operasionalnya hanya sekitar 100 GB disk untuk node pruned plus 6 GB RAM. Konfigurasi XMRig yang menunjuk ke instance P2Pool lokal pada dasarnya seperti ini: "url": "127.0.0.1:3333", "user": "alamat-utama-anda", "rig-id": "desktop-01", "keepalive": true, "tls": false (karena koneksinya loopback).

Kalau Anda benar-benar tidak bisa menjalankan node — misalnya karena Anda menambang dari laptop dengan koneksi terbatas atau paket internet bermeter — pilih pool terpusat dengan TLS aktif ("tls": true), arahkan URL ke endpoint stratum+ssl pool itu, dan konfigurasi pool failover sebagai array agar XMRig otomatis berpindah kalau yang primer tidak terjangkau. Jangan pernah pakai pool tanpa TLS di tahun 2026; stratum biasa membongkar alamat wallet Anda ke siapa pun di jalur jaringan, termasuk operator IndiHome atau Biznet yang menjalankan deep packet inspection.

Tuning Performa dan Jebakan Umum

Instance XMRig yang tuned dengan benar di Ryzen 9 7950X seharusnya mencapai 22–25 kH/s. Kalau punya Anda hanya menghasilkan 12–15 kH/s, satu atau lebih dari hal berikut salah, diurutkan berdasarkan frekuensi observasi setahun terakhir di lapangan.

  • Alokasi huge pages parsial: banner startup menunjukkan sesuatu seperti 740/1280. Reboot, tutup semua yang lain, coba lagi. Di Linux cek cat /proc/meminfo | grep Huge.
  • MSR mod tidak diterapkan: di Windows, jalankan XMRig sebagai administrator minimal sekali setiap kali boot. Di Linux pastikan modprobe msr sudah jalan dan peluncuran XMRig pertama dilakukan dengan CAP_SYS_RAWIO atau root.
  • Thermal throttling: RandomX itu panas, dan di iklim Indonesia ini jadi penyebab utama nomor satu di rumah-rumah tanpa AC. CPU yang menjalankan Cinebench di 95 °C akan throttle dalam lima menit saat menambang dan kehilangan 20% hashrate. Perbaiki airflow casing, undervolt, atau set "max-threads-hint": 75 untuk memberi ruang termal.
  • Jumlah thread salah: XMRig default ke satu thread per core fisik. Di chip hybrid Intel (gen 12 ke atas), nonaktifkan E-core di BIOS atau pin XMRig hanya ke P-core lewat setting affinity — E-core merugikan RandomX karena berbagi L2 dengan P-core.
  • SMT/Hyper-Threading aktif tapi tidak dikonfigurasi: di AMD Zen 3/Zen 4, SMT bisa membantu sedikit (≈3–5%) kalau Anda juga menyetel affinity cache. Di Intel, nonaktifkan saja untuk mining.
  • Proses latar belakang: jendela Chrome dengan 40 tab melahap 6 GB RAM dan mencuri bandwidth memori. Jalankan rig mining sebagai mesin khusus, atau setidaknya tutup semuanya sebelum benchmarking.

Setelah tuning selesai, biarkan miner berjalan setidaknya 30 menit sebelum membaca hashrate steady-state. Angka 60-detik yang ditampilkan XMRig di console berfluktuasi 5–10% karena pola akses dataset RandomX; rata-rata 15-menit adalah angka yang sebaiknya Anda laporkan, dan itu pula yang akan dikreditkan oleh pool.

Mengamankan Reward: Dari XMR yang Ditambang ke Privasi yang Bisa Dibelanjakan

Payout mining masuk ke alamat Monero yang Anda konfigurasi di config.json. Praktik terbaik adalah memakai subaddress segar yang dibuat khusus untuk mining, bukan alamat utama — meski Monero menyembunyikan jumlah dan penerima di onchain, memisahkan subaddress mining dari subaddress belanja membuat wallet lokal Anda rapi dan memudahkan akuntansi kalau Anda perlu melapor pajak ke DJP. Sebagai catatan, DJP melalui PMK 68/2022 sudah mengategorikan transaksi aset kripto sebagai objek PPN dan PPh 22 final, dan penghasilan dari aktivitas mining masuk lingkup objek pajak penghasilan; konsultasikan dengan konsultan pajak terdaftar kalau volume Anda signifikan.

Tiga kebiasaan keamanan tambahan yang layak dibangun sejak hari pertama. Pertama, jalankan wallet di mesin air-gapped atau setidaknya dedicated yang tidak menjalankan miner — host mining yang dikompromikan tidak boleh menyimpan spend key. Kedua, backup mnemonic seed 25 kata secara offline; format polyseed yang dipakai CLI dan GUI wallet versi baru lebih pendek dan menyertakan petunjuk birthday yang mempermudah pemulihan. Ketiga, secara berkala sapu subaddress mining ke wallet berbeda lewat transaksi churning atau dengan atomic swap ke BTC lalu balik — ini menguatkan properti fungibility terhadap analisis statistik yang secara hipotetis bisa dicoba oleh musuh setelah bertahun-tahun akumulasi payout.

Saat akhirnya Anda ingin mengonversi sebagian hasil tambang ke aset lain — katakanlah stablecoin untuk membayar tagihan VPS Hetzner, atau BTC untuk mengisi channel Lightning — memakai layanan swap non-kustodian menjaga keunggulan privasi yang sudah Anda peroleh dengan susah payah dari semua hashing tadi. MoneroSwapper mengagregasi rate dari banyak exchange tanpa-KYC dan membayar dalam satu transaksi sehingga jejak onchain tetap kecil. Seluruh alur dari payout XMRig sampai aset tujuan bisa selesai dalam waktu kurang dari lima belas menit tanpa pernah membuat akun atau mengunggah dokumen identitas — penting di Indonesia di mana banyak exchange terdaftar OJK justru sudah men-delist Monero karena kewajiban travel rule mereka.

FAQ

Apakah XMRig aman dipasang, atau benar-benar malware?

XMRig sendiri adalah software open-source yang sah dengan repositori publik, release ditandatangani, dan build yang reproducible. Produk antivirus menandainya karena binary persis yang sama juga sering dipaketkan dengan browser hijacker dan trojan yang menambang tanpa izin. Selama Anda mengunduh dari halaman GitHub releases resmi dan memverifikasi hash SHA-256, kode yang Anda jalankan bersih. Mayoritas insiden keamanan terkait XMRig bisa dilacak balik ke software bajakan atau mirror tidak terverifikasi, bukan ke proyeknya sendiri.

Bisakah saya menambang Monero di laptop?

Secara teknis bisa, secara praktis tidak disarankan. RandomX akan menahan CPU di 100% terus-menerus dan menekan sistem pendingin laptop sampai batasnya, memperpendek umur kipas dan berisiko merusak baterai karena panas. Anda juga hanya akan melihat sekitar 30–40% hashrate desktop per CPU yang setara karena batas daya berkelanjutan yang lebih rendah. Kalau memang harus menambang di laptop, colokkan ke AC, ganjal bagian belakang agar airflow lebih lancar, dan batasi XMRig ke 50% thread dengan "max-threads-hint": 50.

Berapa potensi penghasilan realistis per bulan?

Pada difficulty April 2026 sekitar 410 GH dan harga XMR di kisaran tiga digit USD bawah, Ryzen 9 7950X yang menghasilkan 24 kH/s mendapatkan kira-kira 0,04–0,05 XMR per bulan sebelum listrik. Dengan tarif listrik PLN golongan R-1/TR 2200 VA sekitar Rp 1.444,70/kWh dan konsumsi 150 W non-stop sebulan (≈108 kWh), biaya listrik kurang lebih Rp 156 ribu per bulan — artinya solo desktop mining di Indonesia hari ini lebih bermakna sebagai dukungan ke jaringan ketimbang sumber profit. Server AMD EPYC di kawasan dengan listrik murah, atau rumah yang sudah memasang PLTS atap, masih bisa menghasilkan profit moderat.

Apa beda P2Pool dan pool biasa?

Pool biasa menjalankan server stratum terpusat plus database yang melacak share dan membayar dari hot wallet sesuai jadwal. Kalau operator menghilang, saldo Anda yang belum dibayar ikut hilang bersama mereka. P2Pool adalah sidechain: setiap share adalah blok kecil di rantai peer-to-peer yang membayar secara atomik bersama setiap blok mainnet Monero yang ditemukan minernya. Tidak ada operator, tidak ada minimum payout, tidak ada kemungkinan pool mencuri reward. Imbal baliknya adalah Anda wajib menjalankan node Monero dan daemon p2pool secara lokal.

Apakah XMRig mendukung GPU mining untuk Monero?

XMRig punya backend CUDA dan OpenCL, tapi RandomX di GPU jauh kurang efisien dibanding di CPU — biasanya GPU kelas atas menghasilkan hashrate per watt yang lebih rendah daripada CPU kelas menengah. Mayoritas penambang menonaktifkan backend GPU sepenuhnya saat menambang Monero. Kode GPU berguna untuk algoritma lain yang didukung XMRig, tapi khusus XMR, tetap di CPU mining karena di situlah algoritma dirancang agar kompetitif.

Apakah ISP atau penyedia VPS akan memblokir saya karena menjalankan XMRig?

ISP residensial seperti IndiHome, Biznet, atau MyRepublic hampir tidak pernah mendeteksi atau peduli soal traffic mining, yang tampak seperti TCP keluar biasa ke port 3333 atau 443 dengan TLS. Penyedia VPS sebaliknya sering eksplisit melarang mining di ToS mereka karena beban CPU berkelanjutan — DigitalOcean, Linode, dan AWS akan menangguhkan instance yang ketahuan menambang. Penyedia dedicated server seperti Hetzner dan OVH mengizinkannya di paket bare-metal tapi tidak di produk shared cloud. Untuk pasar lokal, beberapa VPS tier ekonomis dari penyedia Indonesia juga melarang mining; baca AUP sebelum men-deploy.

Kesimpulan

Menyiapkan XMRig adalah investasi sekali waktu sekitar satu jam yang mengubah siklus CPU yang menganggur menjadi salah satu operasi cryptocurrency yang masih benar-benar terdesentralisasi. Langkah teknisnya — download terverifikasi, huge pages, MSR mod, konfigurasi P2Pool, service systemd di Linux atau scheduled task di Windows — sudah matang dan stabil; konfigurasi yang sama akan terus berjalan melalui beberapa release XMRig berikutnya. Setel sekali, jalan terus, dan cek bulanan untuk update binary dan review payout.

Pertanyaan yang lebih berat sifatnya operasional: filosofi pool mana yang Anda percaya, bagaimana Anda mengamankan wallet penerima reward, dan bagaimana Anda mengonversi balik XMR yang sudah ditambang ke aset lain tanpa membocorkan privasi yang sudah Anda bayar dengan kilowatt-jam. Ketika momen konversi itu tiba, MoneroSwapper menawarkan rute tanpa akun dan tanpa KYC dari subaddress mining Anda ke rantai tujuan apa pun yang Anda butuhkan, menjaga seluruh pipeline tetap selaras dengan jaminan privasi yang justru jadi alasan utama Monero layak ditambang. Jalankan miner-nya, dukung jaringannya, dan biarkan dana Anda tetap milik Anda — di hardware Anda, di kerangka aturan Anda sendiri.

Bagikan artikel ini

Artikel Terkait

Bursa Monero Anonim

Tanpa KYC • Tanpa Registrasi • Tukar Instan

Tukar Sekarang